Senin, 13 April 2020

HARGA EMAS BERPOTENSI NAIK BILA MENEMBUS KE ATAS $1692



Harga emas berpeluang naik bila berhasil naik ke atas level resisten $1692, setelah sempat mencatat level tertinggi $1691.51 di awal sesi Senin (13/4).

Liburnya beberapa negara di Eropa untuk liburan Paskah dapat memangkas jumlah pelaku pasar, dan mungkin memicu minat terhadap aset aman. Mendukung kenaikan harga emas sebagai aset safe haven. Tetapi bila turun di bawah level $1671, berpeluang menekan harga emas turun mnguji support $1654 - $1660.

Level Resisten : 1692 - 1700 - 1704.
Level Support : 1671 - 1660 - 1654.

sumber: Monexnews



Jumat, 27 Maret 2020

DIJADWALKAN BERTEMU DENGAN XI, TRUMP AKAN BAHAS KESEPAKATAN DAGANG





Presiden AS Donald Trump dijadwalkan bertemu bertemu dengan Presiden Xi JinPing pada jam 10.30 WIB hari Jumat (27/3), untuk membahas wabah Korona dan pemungkinan kesepakatan dagang kedua negara selanjutnya.

Walau Tiongkok telah mengalami guncangan wabah Korona, mereka masih mencoba memenuhi perjanjian dagang tahap pertama yang sudah disepakati Januari lalu. Hal yang mendongkrak optimisme pasar bahwa perekonomian Tiongkok dapat segera pulih dari imbas negatif wabah Korona yang telah menjangkiti negara tersebut sejak November 2019 lalu. Sementara AS mencatat jumlah penderita Korona tertinggi saat ini, mengalahkan jumlah penderita di Indonesia, Italia, dan juga Tiongkok. Pemerintah AS sudah menyiapkan dana stimulus fiskal untuk membantu mengurangi beban masyarakat terhadap wabah Korona senilai $2 triliun. Diluar itu, Federal Reserve AS juga telah menyediakan dana quantitative easing tak terbatas untuk melakukan pembelian surat hutang dan berharga guna menjaga kelancaran perekonomian.

Bila pertemuan kedua kepala negara tersebut memberikan hasilyang positif, berpeluang mendukung minat pasar terhadap aset-aset berisiko, dan mungkin memberikan udara segar bagi harga minyak yang telah tertekan sejak awal wabah Korona di Tiongkok.



Potensi Pergerakan Jumat


EMAS

Harga emas berpeluang turun menguji support $1600 - $1614 bila pertemuan presiden AS - Tiongkok memberikan nada positif. Sebaliknya bila dolar AS kembali melemah setelah kabar penderita Korona yang meningkat pesat, harga emas berpeluang naik menguji resisten $1644 - $1660.

MINYAK

Bila pertemuan presiden AS - Tiongkok memberikan nada positif, berpotensi membantu harga minyak menguat ke resisten $24.00 - $25.00. Sebaliknya kekhawatiran rendahnya permintaan berpeluang menekan harga minyak turun menguji support $20.80 - $22.00.

EURUSD

EURUSD berpotensi naik bila minat terhadap aset berisiko meningkat dan dolar AS melanjutkan pelemahan, menguji resisten 1.1100 - 1.1150. Level support pada kisaran 1.0900 - 1.1020.

GBPUSD

GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.2300 - 1.2370 bila dolar AS lanjutkan pelemahan dan minat terhadap aset berisiko meningkat. Level support pada kisaran 1.2050 - 1.2115.

USDJPY

USDJPY berpotensi turun menguji support 107.50 - 108.00 di tengah pelemahan dolar AS. Level resisten pada kisaran 109.00 - 109.65.

AUDUSD

AUDUSD berpotensi naik menguji resisten 0.6150 - 0.6200 di tengah optimisme pertemuan kepala negara AS - Tiongkok. Level support pada kisaran 0.5950 - 0.6010.

sumber: Monexnews



Rabu, 25 Maret 2020

MASIH NANTIKAN STIMULUS PEMERINTAH AS; DOLAR BERPOTENSI KEMBALI TERTAHAN.




Minat pasar terhadap dolar AS tertahan pada sesi Selasa, setelah kabar akan disepakatinya stimulus pemerintah AS untuk mengurangi beban masyarakat dari wabah Korona. Tetapi hingga saat ini stimulus tersebut belum mendapat persetujuan dari kongres senat AS.

Kabar ini terhembus setelah sebelumnya Federal Reserve AS mengumumkan pelaksanaan quantitative easing tak terbatas untuk membeli surat surat berharga. Stimulus pemerintah ini sudah dipersiapkan sejak akhir pekan lalu, tetapi belum mencapaikesepakatan pada senat AS, dan salah satu juru bicara senat menyatakan akan mencapai kesepakatan pada pertemuan hari Rabu waktu AS. Bila nada optimis kesepakatan akan segera dicapai, dolar AS kembali berpeluang tertahan kembali hari ini. Kabar pandemi Korona yang terfokus di New York sebagai jumlah penderita tertinggi di AS sejak kemarin juga telah memicu aksi beli pada aset logam mulia, memicu penguatan signifikan, kembali ke atas level $1600.

Pasar juga menantikan data Ifo Jerman, CPI & PPI Inggris, Durable Goods Order AS, serta laporaan cadangan minyak mentah AS, selain perkembangan pertemuan senat untuk menyetujui stimulus pemerintah.



Potensi Pergerakan Rabu


EMAS
Harga emas berpeluang naik menguji resisten $1645 - $1675 bila optimisme akan disetujuinya stimulus tabahan dari pemerintah AS berlanjut. Level support pada kisaran $1555 - $1599.


MINYAK
Menantikan data cadangan minyak mentah AS versi EIA, harga minyak berpotensi turun bila terjadi peningkatan cadangan, menguji support $22.00 - $23.00. Bila optimisme stimulus AS dapat membantu roda perekonomian AS, harga minyak berpeluang naik menguji resisten $26.00 - $27.30.


EURUSD
EURUSD berpotensi naik menguji resisten 1.0850 - 1.0950 bila optimisme akan disetujuinya stimulus tabahan dari pemerintah AS berlanjut. Level support pada kisaran 1.0650 - 1.0720.


GBPUSD
GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.1875 - 1.1930 bila optimisme akan disetujuinya stimulus tabahan dari pemerintah AS berlanjut. Level support pada kisaran 1.1600 - 1.1700.


USDJPY
USDJPY berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek menguji support 109.50 - 110.50 bila minat terhadap dolar AS kembali tertahan. Level resisten pada kisaran 111.60 - 112.00.


AUDUSD
AUDUSD berpelung bergerak naik menguji level resisten di 0.6025 - 0.6100 bila optimisme pasar terhadap stimulus ekonomi AS bertahan. Level support pada kisaran 0.5810 - 0.5890.

sumber: Monexnews



Senin, 23 Maret 2020

NANTIKAN STIMULUS BANTUAN EKONOMI AS, DOLAR BERPELUANG TERTEKAN.



Dolar AS berpeluang tertekan turun dan membantu penguatan aset lainnya, di tengah sikap menunggu pasar terhadap rencana stimulus bantuan ekonomi yang masih dibahas oleh Senat AS.


Bantuan stimulus yang direncanakan sebagai bantuan untuk mengurangi imbas negatif pada ekonomi masyarakat AS oleh wabah Korona yang makin meluas disana. Tetapi masih tertahan dalam pembahasan senat AS, dan diekspektasikan seepatnya baru akan disepakati pada malam hari nanti.


Pasar juga menantikan stimulus tambagan dan notula rapat Bank of England pada hari Kamis mendatang, yang berpeluang menjadi penggerak GBPUSD.



Potensi Pergerakan Senin


EMAS
Harga emas berpeluang naik menguji resisten $1510 - $1523 bila belum ada kesepakatan untuk stimulus AS hingga malam nanti. Level support pada kisaran $1470 - $1480.


MINYAK
Harga minyak berpeluang naik menguji resisten $24 - $25 bila aksi beli di tengah harga yang rendah berlanjut. Tetapi keraguan pasar terhadap peluang pembatasan produksi OPEC dan AS masih berpeluang menekan hargaminyak turun ke level support $20.00.


EURUSD
EURUSD berpotensi naik menguji resisten 1.0830 bila dolar masih tertekan turun di tengah menantikan keputusan stimulus bantuan ekonomi AS. Level support pada kisaran 1.0550 - 1.0630.


GBPUSD
GBPUSD berpeluan naik menguji resisten 1.1700 - 1.1800 bila pelemahan dolar AS masih berlanjut. Tetapi kekhawatiran penyebaran wabah korona dan imbas pada perekonomian negara tersebut mungkin menekan GBPUSD turun menguji support 1.1500 - 1.1525.

USDJPY
USDJPY berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek menguji support 109.00 - 110.00 bila dolar AS melanjutkan pelemahan, dan mendukung minat pada aset safe haven. Level resisten pada kisaran 111.50 - 112.00.


AUDUSD
AUDUSD berpelung bergerak naik menguji level resisten di 0.5825 - 0.5900 dalam jangka pendek selama harga terus mampu konsisten bergerak di atas level support 0.5650 - 0.5700.

sumber: Monexnews
wa/call : +62 852 8066 7767



Kamis, 19 Maret 2020

ECB LUNCURKAN PROGRAM STIMULUS PEMBELIAN ASET SEBESAR 750 MILIAR EURO DAN SNB POLICY RATE AKAN MENJADI FOKUS PASAR



ECB mengumumkan Program Pembelian Darurat Pandemi (PEPP) 18 Maret 2020, Program Pembelian Darurat Pandemi (PEPP) yang baru ini akan memiliki jumlah sebesar 750 miliar. Pembelian akan dilakukan hingga akhir tahun 2020 dan akan mencakup semua kategori aset yang memenuhi syarat di bawah program pembelian aset (APP) yang ada. Hal ini dilakukan untuk melawan risiko serius terhadap mekanisme transmisi kebijakan moneter dan prospek kawasan euro yang ditimbulkan oleh wabah dan meningkatnya difusi virus coronavirus (COVID-19).
SNB juga di perkirakan akan melakukan kebijakan moneter yang sama dengan bank sentral lainnya guna menopang ekonomi karena tertekan oleh wabah virus korona.
Market movers lainya adalah RBA Gov Lowe Speaks (12:00 WIB), SNB Policy Rate (15:30 WIB), Philly Fed Manufacturing Index (19:30 WIB) dan President Trump Speaks (Tentative)


Potensi Pergerakan kamis

EMAS
Harga emas berpotensi bergerak turun menguji level support di 1470 - 1470 karena tertekan oleh penguatan dolar seiring pelaku pasar memburu aset paling likuid di dunia dan naiknya yield Treasury AS. Resisten harga emas berada pada kisaran 1490 - 1500.

MINYAK
Harga minyak berpeluang bergerak lebih rendaj menguji level support di 20 - 19 karena meningkatnya cadangan AS seperti yang dilaporkan EIA serta kekhawatiran terhadap meluasnya lockdown. Level resisten harga minyak berada pada kisaran 25 - 26.

EURUSD
EURUSD berpotensi bergerak menguji level support 1.0800 - 1.0850 karena ECB meluncurkan program stimulus pembelian aset sebesar 750 miliar euro hingga akhir 2020. Level resisten EURUSD berada pada kisaran 1.1050 - 1.1100.

GBPUSD
GBPUSD berpotensi bergerak menguji level support di 1.1380 - 1.1350 karena kecewanya pasar terhadap respon PM Inggris terhadap kasus korona di negaranya dan menguatnya dolar AS. Bila bergerak naik GBPUSD berpeluang menguji level resisten di 1.1775 - 1.1820.

USDJPY
USDJPY berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 109.80 110.00 karena ditopang relinya indeks dolar AS ke level tertinggi multi tahunan karena investor mencari aset paling likuiditas di dunia. bila bergerak turun USDJPY berpotensi menguji support di 108.30 - 108.00.
AUDUSD
AUDUSD berpeluang bergerak melemah menguji level support di 0.5400 - 0.5350 karena Outlook RBA yang akan memotong suku bunga sebesar 25bps, dan akan mengumumkan langkah-langkah tambahan stimulus lainnya. level resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.5730 - 0.5780.

sumber: Monexnews



Senin, 16 Maret 2020

FOKUS PASAR AKAN TERTUJU PADA KEPUTUSAN THE FED YANG PANGKAS SUKU BUNGA ACUAN AS



Federal Reserve mengatakan bahwa wabah koronavirus telah merugikan masyarakat dan mengganggu kegiatan ekonomi di banyak negara termasuk Amerika Serikat, memangkas suku bunga menjadi nol dan meluncurkan program pelonggaran kuantitatif besar-besaran $ 700 miliar untuk melindungi ekonomi dari dampaknya virus korona.
Market movers lainya adalah sentimen penyebaran dan peningkata jumlah penderita korona, dan data Industrial Production Tiongkok (9:00) serta BOJ Monetary Policy Statement dan G7 meetings


Potensi Pergerakan :

EMAS
Harga emas berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level 1560 - 1670 karena The Fed yang melakukan pemangkasan suku bunga. Namun pasar yang masih khawatir terhadap virus korona berpeluang kembali menekan harga emas menguji level 1495 - 1485.
MINYAK
Harga minyak berpotensi bergerak turun menguji level support di 29.50 - 28.50 karena kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global yang berpotensi memicu pelemahan permintaan minyak mentah. Bila bergera naik harga minyak berpotensi menguji resisten di 33.00 - 33.50.

EURUSD
EURUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji level resisten di 1.1210 - 1.1250 karena ditopang oleh pemangkasan suku bunga The Fed yang berpeluang melemahkan dolar AS. Namun kekhawatiran terhadap perlambantan ekonomi zona euro berpeluang menekan EURUSD menguji level support 1.1000 - 1.0950.

GBPUSD
GBPUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji 1.2440 - 1.2480 karena potensi dolar yang melemah di tengah The Fed yang secara mengejutkan pangkas suku bunga. Level support GBPUSD berada pada kisaran 1.2180 - 1.2140.

USDJPY
langkah bank sentral AS yang memangkas suku bunga di tengah penyebaran wabah korona berpeluang memicu penurunan USDJPY menguji level support di 106.30 - 106.00. Namun bila bergerak naik USDJPY berpeluang menguji level resisten di 108.00 - 108.50.

AUDUSD
Terbebani oleh aksi aksi hindar aset beresiko di tengah penyebaran virus korona AUDUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 0.6300 - 0.6250. Resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.6240 - 0.6280.


sumber: Monexnews



Selasa, 10 Maret 2020

RENCANA STIMULUS MONETER NEGARA EKONOMI MAJU BERPELUANG MEMICU PERMINTAAN ASET BERISIKO




Rencana stimulus moneter serta kebijakan terbaru dari beberapa negara ekonomi maju dunia seperti AS, Jepang, Inggris dan Australia dalam mengatasi krisis yang disebabkan oleh virus Korona berpeluang memicu permintaan terhadap aset berisiko dalam jangka pendek.

Di tengah minimnya data ekonomi penting hari ini, pergerakan pasar berpeluang masih dipicu oleh dampak virus Korona serta potensi volatilitas harga minyak mentah pasca tidak tercapainya kesepakatan pengurangan produksi oleh OPEC+ serta peluang perang harga di kalangan produsen.



Potensi Pergerakan Selasa

EMAS
Harga emas berpeluang terkoreksi jangka pendek di tengah rencana stimulus dari berbagai negara ekonomi maju dalam upaya mengimbangi dampak virus Korona terhadap perekonomian dengan menguji level support di $1660 - $1650. Namun, jika tingkat kecemasan terhadap virus Korona kembali meningkat, maka harga emas berpeluang untuk naik menguji level resisten di $1674 - $1690.

MINYAK
Harga minyak berpeluang naik dalam jangka pendek di tengah sentimen short covering pasca kejatuhan tajam di hari sebelumnya untuk menguji level resisten di $32.40 - $34.80. Namun, jika pasar kembali cemaskan penurunan permintaan dan outlook perang harga di kalangan produsen maka harga minyak berpotensi turun untuk menguji level support di $31.40 - $30.00.


EURUSD
EURUSD berpeluang turun dalam jangka pendek jika pasar cemaskan perkembangan kasus virus Korona di beberapa negara zona Euro yang semakin memburuk untuk menguji level support di 1.1380 - 1.1300. EURUSD berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 1.1460 - 1.1540 jika dolar AS kembali tertekan serta jika data produksi industri Perancis dan Italia serta data tenaga kerja dan GDP zona Euro yang dirilis mulai pukul 13:30 WIB hingga pukul 17:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

GBPUSD
GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.3040 - 1.2950 jika pasar kembali cemaskan outlook no-deal Brexit serta kenaikan kasus virus Korona di Inggris. Namun, penurunan GBPUSD berpeluang terbatas dan dapat bergerak naik untuk menguji level resisten di 1.3130 - 1.3200 jika pasar mempertimbangkan laporan The Sun dimana pemerintah Inggris berencana untuk mengurangi pajak pekerjaan serta menaikan upah pekerja.

USDJPY
Rencana stimulus dari beberapa negara maju, khususnya di Jepang berpeluang memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 103.50 - 104.00. Namun, jika dolar AS kembali melemah dan pasar kembali dapatkan kabar buruk mengenai perkembangan virus Korona berpotensi memicu penurunan USDJPY untuk menguji level support di 102.50 - 102.00.

AUDUSD
Perilisan data keyakinan bisnis Australia dan inflasi konsumen Tiongkok yang pesimis pagi ini berpeluang menjadi beban untuk kinerja AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6550 - 0.6500. Namun, penurunan berpeluang terbatas dan dapat bergerak naik untuk menguji level resisten di 0.6630 - 0.6680 jika pasar menyambut baik rencana PM Australia Scott Morrison yang mempertimbangkan pemberian uang tunai sebagai bagian dari paket stimulus untuk mengatasi virus Korona .

sumber: Monexnews



Kamis, 05 Maret 2020

DOLAR AS MENGUAT SETELAH DATA ADP PICU HARAPAN PASAR




Dolar AS catat penguatan, terutama terhadap mata uang Euro dan Yen Jepang, setelah data ADP semalam dirilis lebih baik dari ekspektasi. Sedangkan Poundsterling terdukung pernyataan anggota MPC- BOE, Broadbent.

Data ADP AS semalam, mencatat 183K, di atas ekspektasi 170K, tetapi masih di bawah data bulan lalu, yang direvisi menjadi 209K. Data ini memicu harapan pasar bahwa data Non-Farm payroll AS, Jumat malam dapat lebih baik dari ekspektasi, membantu penguatan dolar AS setelah langkaj pemangkasan suku bunga acuan mendadak di hari Selasa.

Ben Broadbent, wakil ketua BoE dan anggota MPC Inggris, pada pidato di sekolah bisnis di London, menyatakan imbas wabah Korona terhadap ekonomi Inggris dapat diatasi dalam waktu dekat, dan kemungkinan dilakukannya kebijakan ekonomi untuk membatasi imbas negatif-nya. Memicu penguatan GBPUSD semalam. Pasar juga menantikan pidato ketua Bank of England, Mark Carney , jam 24:00 WIB malam nanti untuk arahan pasar.



Potensi Pergerakan Kamis

EMAS
Harga emas berpotensi turun menguji support $1626 bila penguatan dolar AS berlanjut. Sebaliknya naik ke atas level $1650, berpeluang mendorong harga emas naik menguji resisten $1660.

MINYAK
Harga minyak berpotensi naik menguji resisten $48.00 - $48.60 setelah penyusutan cadangan minyak mentah AS kemarin dan bila masih tingginya harapan pemangkasan produksi oleh OPEC. Level support pada kisaran $46.00 - $46.45.

EURUSD
EURUSD berpotensi bergerak turun menguji support 1.1080 - 1.1100 bila penguatan dolar AS berlanjut. Level Resisten pada kisaran 1.1185 - 1.1200.

GBPUSD
Bila optimisme pasar setelah komentar Broadbent berlanjut, GBPUSD berpotensi naik menguji resisten 1.2900 - 1.2930. Level support pada kisaran 1.2800 - 1.2850.

USDJPY
USDJPY berpeluang naik menguji resisten 108.10 - 108.60 bila penguatan dolar AS berlanjut. Tetapi jika minat pada aset aman meningkat, USDJPY berpeluang turun menguji support 106.70 - 107.10.

AUDUSD
Laporan trade balance Australia jam 07:30 WIB tadi, yang dirilis di bawah bulan sebelumnya, walau masih di atas ekspektasi, menekan turun AUDUSD, berpotensi menguji support 0.6575 - 0.6600. Level resisten pada kisaran 0.6645 - 0.6700.

sumber: Monexnews



berbagai pola market chart pattern bag. 3


Salam profit...

     Salam santun buat para trader kawakan yang telah lama malang melintang dalam dunia trading online, salam hangat juga untuk para newbe yang senantiasa berjuang terus menerus menambah ilmu pengetahuan agar bisa sejajar dengan para trader ulung atau setidaknya bisa memanfaatkan akses internet menjadi lahan bisnis tanpa menyita banyak waktu.

      Pada hari kemaren kita sudah melihat berbagai macam bentuk breakout, yang pada umumnya pola breakout ini adalah pola dimana suatu candle mampu menembus batas atas, atau batas bawah suatu tren. dengan demikian, maka pergerakan suatu tren bisa dianalisa. misal: harga sedang tren naik, beberapa saat kemudian ada candle turun dan menembus trenline bawah dari tren naik tadi, maka prediksinya adalah harga akan berbalik, bisa menjadi tren turun, atau hanya sekedar koreksi.

     Ok, mungkin untuk pola breakout sudah paham, klo belum paham silahkan whatsapp atau messenger klik di kanan bawah (situs dekstop). selanjutnya mari kita tambah lagi perbendaharaan ilmu pola market kita. ini dia:


                    9.  bull flag




                  10.  descending triangle




                  11.  double bottom




                   12.  double bottom 2



           Untuk pelajaran hari ini cukup kiranya dan semoga bisa dipahami. 4 pola market perhari rasanya tidak berlebihan yang penting bisa di praktekan pada market sebenarnya. disini sengaja saya tidak menyertakan penjelasan secara rinci agar ada usaha dari para newbe untuk bertanya via wa atau messenger. dan disitu saya bisa lihat siapa yang bersungguh sungguh ingin belajar, dan ingin menjadikan bisnis ini menjadi ladang investasi anda.

           Masih banyak pola-pola market yang mesti diingat, tapi tentunya untuk mendapat hasil yang maksimal, kita tidak usah terburu-buru, andai kita sudah hapal dengan 12 pola yang telah saya posting, itu sudah cukup untuk bisa profit konsisten. meskipun pola-pola tersebut tidaklah muncul setiap hari. 
            
           Latih dan asah terus kemampuan trading anda, sehingga bisa memiliki jam terbang yang tinggi dan dengan cepat bisa menganalisa pergerakan harga kedepannya..Dan semoga sukses 😊

           Untuk berlatih dan mengasah kemampuan klik link di bawah ini




Selasa, 03 Maret 2020

berbagai pola market chart pattern bag. 2

salam profit...


alhamdulillah, setelah kemaren kita babar mengenai pola market, saya berharap kita bisa menambah pemahaman mengenai karakter market menggunakan analisa teknikal. saat ini saya akan mencoba lanjut lagi memberikan beberapa pola market yang lainnya, dengan harapan kita semakin kaya dengan pengetahuan tentang dunia trading, walaupun sebenarnya apa yang saya sajikan sama sekali bukan jaminan bahwa trading akan selalu profit. tapi setidaknya apa yang sedang kita pelajari ini adalah merupakan hasil riset dari para trader profesional yang telah membuktikan tingkat akurasinya.

baiklah tak perlu panjang basa-basinya, karena kita semua sudah tau bahwasanya trading adalah bisnis yang penuh dengan kedinamisannya. bukan hal mudah untuk mencapai sukses dalam dunia trading, tapi bukan pula kita harus menyerah dan meninggalkan peluang bisnis menjanjikan ini.

setelah 4 pola kemaren, mari kita lanjut ke pola market berikutnya:

                       5. breakout 1



                       6. breakout 2


                       7. breakout 3


                        8. breakout 4



pola market breakout ini merupakan pola candle yang memutuskan tren yang terjadi sebelumnya. artinya, bila tren sedang naik, terus ada candle yang menembus batas support dari tren tersebut, itu merupakan indikasi bahwa tren akan berbalik. begitu pula sebaliknya.

ini sebagian dari analisa teknikal. insya allah masih banyak yang akan kita sama-sama pelajari. semoga kita diberi umur panjang dan kemampuan untuk menganalisa semua ilmu demi mencapai kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang..

selamat mencoba dan semoga sukses

NANTIKAN KEBIJAKAN MONETER AUSTRALIA, AUDUSD TERTEKAN TURUN





AUDUSD bergerak terbatas di awal sesi Selasa (3/3) dengan sedikit melemah, di tengah antisipasi pasar pada peluang pemangkasan suku bunga acuan bank sentral Australia pagi nanti.

Reserve bank of Australia dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan moneter pada jam 10:30 WIB nanti, dengan ekspektasi terjadi pemangkasan sebesar 25 bps, menjadi 0.50%. Tetapi beredar kembali kabar bahwa rencana pemangkaan tersebut mungkin akan diundur atau dibatalkan, dan tingkat suku bunga acuannya akan bertahan di level 0.75%, berpotensi menguatkan AUDUSD.

Selain itu, Ketua Bank of England dan anggota MPC lainnya akan membacakan laporan kebijakan moneter dihadapan komite keuangan parlemen Inggris pada jam 16:30 WIB, bila pernyataan bernada hawkish, GBPUSD berpotensi menguat.



Potensi Pergerakan Selasa

EMAS

Harga emas berpeluang naik menguji level resisten di $1610 - $1615 bila minat terhadap logam mulia masih berlanjut di tengah pelemahan dolar AS. Level support pada kisaran $1575 - $1584.

MINYAK

Harapan pemangkasan produksi dari OPEC membantu penguatan harga minyak di awal hari ini, berpeluang menguji resisten $48.50 - $49.00. Level Support pada level $47.00 - $47.35.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.1185 - 1.1200 bila pelemahan dolar berlanjut dan mendukung minat pada aset berisiko. Level support pada kisaran 1.1080 - 1.1100.

GBPUSD

Nantikan laporan moneter BoE jam 16:30 WIB, GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.2825 - 1.2850 bila pernyataan bernada hawkish. Level support pada kisaran 1.2700 - 1.2725.

USDJPY
Bila pelemahan dolar AS berlanjut, berpeluang menekan USDJPY turun menguji support 107.50 - 107.85. Level resisten pada kisaran 108.85 - 109.00.


AUDUSD

Nantikan kebijakan moneter RBA jam 10:30 WIB, bila terjadi pemangkasan suku bunga lebih dari ekspektasi, berpeluang menekan AUDUSD turun menguji support 0.6450 - 0.6500. Sebaliknya bila pemangkasan suku bunga dibatalkan, berpeluang mendukung AUDUSD naik menguji resisten 0.6570 - 0.6620.

sumber: Monexnews



Senin, 02 Maret 2020

berbagai pola market chart pattern bag. 1

yang namanya trading online, berhubungan dengan grafik metatrader sebagai acuan pergerakan harga, tentunya tidak akan pernah lepas dari yang namanya pola market atau chart pattern. untuk itu saya mencoba menyajikan edukasi online untuk para pemula di dunia trading. bahwasanya grafik pergerakan harga pada metatrader merupakan pedoman atau acuan untuk memprediksikan harga selanjutnya. supaya tidak terlalu bertele-tele, saya langsung saja tampilkan berbagai pola market, untuk bisa menentukan harga selanjutnya.. apakah akan naik, atau malah turun. apakah harga berlanjut, atau berbalik. silahkan disimak!!!


        1. ascending triangle



        2. ascending triangle 2



          3. bear flag


         
         4. bear flag2



dengan banyak hapal pola seperti gambar-gambar diatas, artinya kita sudah punya prediksi harga selanjutnya apabila menemukan salah satu pola diatas. berlatihlah terus untuk mendapat jam terbang trading, tiada hasil instan, sesungguhnya untuk hasil maksimal butuh perjuangan dan pengorbanan. simak terus www.pasarcuan.com dan pelajari, konsultasikan, praktekkan dan latih kemampuan trading anda dengan membuka demo akun disini

nantikan edukasi selanjutnya, masih banyak pola market yang mesti kita hapal didalam kepala. karena trading online bukanlah perjuadian yang mengandalkan keberuntungan semata, malainkan butuh analisa dan pengalaman. klik logo di kanan bawah untuk whatsapp atau messenger.





MASIH DIBAYANGI WABAH KORONA, PASAR NANTIKAN DATA NON-FARM AS




Pergerakan pasar di awal pekan ini masih dibayangi kekhawatiran terhadap penyebaran wabah Korona yang makin meluas di luar negara Tiongkok, dan dikhawatirkan berimbas negatif bagi perekonomian global. Hal ini masih berpotensi mendukung meningkatnya minat pasar terhadap aset aman.

Di awal pekan dihiasi oleh laporan sektor Manufaktur PMI dari negara Jepang, Tiongkok, Zona Euro, Inggris, Kanada, dan AS, yang berpotensi menjadi penggerak pasar di hari Senin. Pasar juga menantikan laporan kebijakan suku bunga acuan terbaru dari Australia di hari Selasa, dan Kanada I hari Rabu, yang berpeluang menjadi penggerak bagi kedua mata uang terkait. Sedangkan harga minyak berpotensi bergerak dari laporan cadangan persediaan AS di hari Rabu, dan hasil pertemuan OPEC di akhir pekan ini.

Dan fokus utama pasar yang biasanya menjadi penggerak utama adalah data tenaga kerja AS, pada hari Jumat malam. Rangkaian data termasuk non-farm payroll dapat menjadi arahan bagi dolar AS dan menggerak bagi mata uang dan komoditas terkait, 



Potensi Pergerakan Senin

EMAS

Harga emas berpeluang naik menguji level resisten di $1615 - $1630 bila kekhawatiran perlambatan ekonomi Tongkok dan global berlanjut di tengah penyebaran wabah Korona. Namun jika bergerak turun harga emas berpeluang menguji level support $1560 - $1575.

MINYAK

Kekhawatiran akan melambatnya permintaan minyak mentah di tengah outlook perlambatan ekonomi global berpeluang menakan harga minyak menguji level $43.00 - $43.50. Harga minyak berpeluang naik menguji resisten $46.00 - $47.00 bila ada optimisme OPEC lakukan pemangkasan produksi.

EURUSD

EURUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.1080 - 1.1110 Bila harapan perekonomian Jerman cdan Zona Euro leih baik dari ekspektasi. Level support EURUSD berada pada kisaran 1.1000.

GBPUSD

Potensi no deal Brexit tampaknya masih menjadi momok bagi Inggris, GBPUSD berpeluang turun menguji level support di 1.2725 - 1.2750. Level Resisten pada kisaran 1.2835 - 1.2905.

USDJPY

Dipicu oleh meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset aman, USDJPY berpeluang bergerak turun menguji level support di kisaran 106.50 - 107.20. Resisten USDJPY berada pada kisaran 108.50 - 109.00.

AUDUSD

Potensi perlambatan ekonomi Tiongkok setelah laporan sektor manufaktur yang dirilis dibawah ekspektasi karena virus korona dan melemahnya harga komoditas tembaga berpeluang menekan AUDUSD menguji level support di kisaran 0.6400 - 0.6465. Resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.6550 - 0.6600.

sumber: Monexnews



Kamis, 27 Februari 2020

FOKUS PASAR AKAN TERTUJU PADA DATA CORE DURABLE GOODS ORDERS DAN GDP AS




Dolar AS bergerak lebih rendah pada hari Kamis (27/2) setelah turun tiga hari berturut - turut, di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang untuk mendukung perekonomian karena coronavirus terus menyebar di seluruh dunia.
Market movers lainnya adalah rilis data Core Durable Goods Orders dan Prelim GDP AS pada pukul 20:30 WIB dan data Pending Home Sales AS pada pukul 22:00 WIB. '



Potensi Pergerakan Kamis

EMAS
Harga emas berpotensi bergerak naik menguji level 1655 - 1660 karena outlook pelemahan dolar AS di tengah potensi The Fed memangkas suku bunga dalam waktu dekat, level support harga emas berada pada kisaran 1630 - 1625.

MINYAK
Tertekan oleh jumlah cadangan minyak AS yang dilaporkan alami kenaikan dan potensi perlambatan ekonomi global yang berpotensi memicu berkurangnya permintaan minyak mentah, harga minyak berpotensi menguji support 47.50 - 47.00. Level resisten harga minyak berada pada kisaran 49.50 - 50.00.

EURUSD
EURUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.0930 - 1.0960 di tengah outlook pelemahan dolar AS lebih lanjut, bila bergerak turun EURUSD berpeluang menguji level support di kisaran 1.0840 - 1.0810.

GBPUSD
Kekhawatiran no deal Brexit tampaknya masih menjadi katalis negatif bagi Inggris, GBPUSD berpeluang bergerak turunj menguji level support di kisaran 1.2870 - 1.2840. Level resisten GBPUSD berada di kisaran 1.2950 - 1.2980.

USDJPY
Outlook perlambatan ekonomi global berpotensi menjadi katalis positif bagi mata uang yen Jepang. Hal ini berpotensi memicu USDJPY bergerak turun menguji support 109.80 - 109.60. Level resisten USDJPY berada pada kisaran 110.80 - 111.00.

AUDUSD
AUDUSD berpotensi menguji level support di kisaran 0.6500 - 0.6480 karena tertekan oleh outlook pelemahan harga komoditas tembaga. Namun bila bergerak naik AUDUSD berpotensi bergerak menguji resisten di 0.6585 - 0.6600.

sumber: Monexnews



Rabu, 26 Februari 2020

DATA NEW HOME SALES AS DAN DATA CRUDE OIL INVENTORIES AS AKAN MENJADI FOKUS PASAR



Dolar AS turun pada hari Selasa (25/1), menyusul penurunan yield Treasury, karena kepercayaan konsumen AS yang lebih lemah, menimbulkan pertanyaan tentang kekuatan ekonomi AS. Seiring trader yang bertaruh dengan penyebaran cepat Covid-19 dapat memicu perubahan material pada prospek The Fed untuk memangkas suku bunga acuan.
Market movers hari ini adalah data New Home Sales AS pada pukul 22:00 WIb dan data Crude Oil Inventories pada pukul 22:30 WIB.


Potensi Pergerakan


EMAS

Harga emas berpotensi menguji level support di 1630 - 1625 dalam jangka pendek, Namun bila kekhawatiran pasar pada virus korona meningkat berpeluang memicu kenaikan harga emas menguji level resisten di 1655 - 1660.


MINYAK

Outlook perlambatan ekonomi global di tengah penyebaran wabah virus korona berpeluang menekan harga minyak menguji level support 49.00 - 48.50. Namun bila data cadangan minyak AS dirilis lebih rendah dari perkiraan harga minyak berpeluang menguji resisten di 50.70 - 51.20.


EURUSD

Outlook perlambatan ekonomi AS setelah data kepercayaan konsumen dirilis lebih rendah dari perkiraan berpotensi menopang kenaikan EURUSD menguji level resisten di 1.0915 - 1.0945. Namun bila bergerak turun EURUSD berpeluang menguji level support di 1.0845 - 1.0810.


GBPUSD

GBPUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.3050 - 1.3080 karena proyeksi pemangkasan suku bunga The Fed di tengah outlook perlambatan ekonomi global. Jika bergerak turun GBPUSD berpeluang bergerak menguji support 1.2960 - 1.2930.


USDJPY

Meningkatnya minat pelaku pasar terhadap aset aman di tengah kekhawatiran virus korona berpotensi menekan USDJPY bergerak turun menguji level support di 109.70 - 109.50. Resisten USDJPY berada pada kisaran 110.70 - 111.00.


AUDUSD

Melemahnya data konstruksi yang telah diselesaikan di Australia berpeluang menekan AUDUSD menguji level support di 0.6560 - 0.6530. Level resisten AUDUSD berada pada kisaran 0.6630 - 0.6650.

sumber: Monexnews

mau nanya-nanya dulu ? klik whatsapp dipojok kanan bawah