Jumat, 31 Januari 2020

HARGA EMAS TURUN KE LEVEL $1570 KARENA DATA EKONOMI TIONGKOK





Harga emas bergerak lebih rendah pada sesi perdagangan Asia hari Jumat (31/1) untuk turun ke level $1570.92 setelah hasil survei menunjukkan tingkat aktivitas manufaktur Tiongkok stagnan di bulan Januari dan sektor jasa meningkat, meskipun kekhawatiran akan virus Korona dan dampak ekonomi karena wabah tersebut masih menjaga emas untuk kenaikan bulanan kedua.


Tingkat aktivitas pabrik Tiongkok stagnan di bulan Januari, dengan menyebarnya virus Korona telah meningkatkan risiko yang akan dihadapai ekonomi meskipun sudah melonggarnya ketegangan dagang, sementara itu pertumbuhan di sektor jasa berjalan lebih cepat.



Data ini datang setelah World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa virus Korona adalah darurat global, karena jumlah yang meninggal di Tiongkok mencapai 213 dan kasusnya meluas ke setidaknya 18 negara.



Direktur Jenderal Tedrp Ghebreyesus mengatakan bahwa WHO tidak merekomendasikan, dan benar-benar menentang" pembatasan perjalanan atau perdagangan dengan Tiongkok, dan langkah-langkah yang diambil oleh Beijing dapat membaikan keadaan.

sumber: monexnews


POTENSI VOLATILITAS POUNDSTERLING MENJELANG KELUARNYA INGGRIS DARI UNI EROPA





Permintaan terhadap aset berisiko berpeluang meningkat dalam jangka pendek dibalik pernyataan terbaru dari WHO yang meredakan kekhawatiran akan virus Korona dimana mereka memuji cara penanganan Tiongkok dalam menghadapi Wabah tersebut.


Fokus pasar lainnya pada hari ini akan tertuju kepada perkembangan Brexit menjelang detik-detik keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Selama pasar tidak mendapatkan perkembangan positif, maka poundsterling berpeluang turun.



Data ekonomi penting hari ini Manufacturing PMI China pukul 8:00 WIB, German Retail Sales pukul 14:00 WIB, Euro Zone CPI Flash Estimate pukul 17:00 WIB, Canada GDP pukul 20:00 WIB, US Core PCE Price Index dan Personal Spending pukul 20:30 WIB serta US Chicago PMI pukul 21:45 WIB.




Potensi Pergerakan


EMAS
Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah meredanya kekhawatiran akan virus Korona pasca pernyataan dari WHO untuk menguji level support di $1570 - $1564. Namun, harga emas berpeluang untuk bergerak naik kembali jika pasar dapatkan kabar meningkatnya jumlah korban virus Korona serta antisipasi menjelang Brexit untuk menguji level resisten di $1580 - $1586. Data penting hari ini akan tertuju ke US Core PCE Price Index dan Personal Spending pukul 20:30 WIB serta US Chicago PMI pukul 21:45 WIB.



MINYAK
Harga minyak berpeluang naik dalam jangka pendek di tengah sentimen melemahnya dolar AS, serta meredanya kekhawatiran akan virus Korona untuk menguji level resisten di $53.30 - $54.00. Namun, harga minyak berpotensi bergerak turun jika pasar cemaskan penenatangan Rusia terhadap usulan Arab Saudi untuk memajukan pertemuan OPEC+ menjadi bulan Februari untuk menguji level support di $52.50 - 51.80. Fokus data hari ini ke laporan aktivitas rig AS pukul 01:00 WIB/Sabtu.



EURUSD
EURUSD berpeluang naik dalam jangka pendek di tengah sentimen risk appetite dan melemahnya dolar AS untuk menguji level resisten di 1.1060 - 1.1100. EURUSD berpeluang bergerak turun untuk menguji level suppot di 1.1000 - 1.0960 jika data German Retail Sales pukul 14:00 WIB dan Euro Zone CPI Flash Estimate pukul 17:00 WIB hasilnya dirilis lebih buruk dari estimasi.



GBPUSD
GBPUSD berpeluang turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.3050 - 1.3000 pada outlook profit taking pasca kenaikan semalam di tengah sentimen ketidakpastian Brexit. Namun, jika pasar dapatkan perkembangan positif Brexit, GBPUSD berpeluang naik untuk menguji level resisten di 1.3130 - 1.3180.



USDJPY
USDPY berpeluang naik dalam jangka pendek karena sentimen minat aset berisiko serta pesimisnya data penjualan retail Jepang tadi pagi untuk menguji level resisten di 109.20 - 109.70. USDJPY berpotensi bergerak turun, menguji support di 108.60 - 108.10 jika pasar mendapatkan kabar pesimis terkait virus Korona dan Brexit.



AUDUSD
Perilisan data indeks manufaktur Tiongkok yang lebih rendah dari estimasi berpeluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6680 - 0.6640. Namun, AUDUSD berpeluang bergerak rebound menguji resisten di 0.6740 - 0.6780 jika dolar AS melemah serta naiknya harga komoditas.

sumber: monexnews


Kamis, 30 Januari 2020

FOKUS KE SENTIMEN KEKHAWATIRAN VIRUS KORONA SERTA KEPUTUSAN MONETER BOE


bank of england


Sentimen permintaan terhadap aset safe haven seperti emas dan mata uang yen berpeluang menguat dalam jangka pendek di balik memburuknya penyebaran virus Korona yang telah mencapai negara-negara maju dan meningkatnya jumlah korban jiwa.

Sentimen lainnya yang layak untuk diperhatikan hari ini adalah keputusan moneter oleh Bank of England pukul 19:00 WIB, di tengah ekspektasi pasar Mark Carney yang akan akhiri jabatannya akan melonggarkan kebijakan moneter di tengah kekhawatiran akan potensi Hard Brexit.



Potensi Pergerakan

EMAS
Harga emas berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $1581 - $1587 dibalik permintaan aset safe haven karena kekhawatiran akan wabah Korona. Namun, harga emas berpeluang untuk turun jika dolar AS menguat pada perilisan data GDP AS yang optimis pukul 20:30 WIB untuk menguji support $1573 - $1567.

MINYAK
Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena meningkatnya cadangan AS dan kekhawatiran akan perlambatan permintaan karena virus Korona untuk menguji level support di $52.70 - $52.20. Namun, harga minyak berpeluang untuk naik untuk menguji level resisten di $53.50 - $54.00 pada outlook OPEC akan perpanjang waktu pembatasan produksi.

EURUSD
Sentimen hindar aset berisiko yang dipicu oleh penyebaran virus Korona berpotensi memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0990 - 1.0940. EURUSD berpeluang rebound untuk menguji resisten di 1.1040 - 1.1090 jika data jumlah penganguran dan inflasi konsumen Jerman yang dirilis pukul 15:55 WIB dan 20:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.


GBPUSD
GBPUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena ekspektasi bahwa Bank of England dapat melonggarkan kebijakan moneter mereka pada pukul 19:00 WIB nanti untuk menguji level support di 1.2980 - 1.2930. GBPUSD berpeluang naik, menguji resisten di 1.3060 - 1.3110 jika keputusan BOE lebih hawkish dari ekspektasi pasar.

USDJPY
USDJPY berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen permintaan aset safe haven dibalik kekhawatiran akan virus Korona untuk menguji level support di 108.70 - 108.30. Namun, jika dolar AS menguat karena data GDP AS yang optimis, USDJPY berpeluang untuk bergerak naik, menguji resisten di 109.30 - 109.70.

AUDUSD
AUDUSD berpeluang untuk bergerak turun dalam jangka pendek karena sentimen hindar aset berisiko serta kekhawatiran akan perlambatan ekonomi Tiongkok karena virus Korona untuk menguji level support di 0.6720 - 0.6680. Jika bergerak naik, level resisten berada di 0.6780 - 0.6820.

sumber: monexnews


SEPUTAR TRADING FOREX INDONESIA




Pasar keuangan menawarkan berbagai macam jenis investasi dengan karakteristiknya masing-masing. Masyarakat memang sudah familier dengan produk konvensional semacam deposito perbankan dan emas batangan, namun hanya sebagian kecil yang paham soal investasi modern seperti saham, forex dan komoditas. Padahal jenis-jenis produk ini menawarkan keuntungan yang besar asalkan dikelola secara benar.

Produk yang sering ditransaksikan adalah foreign exchange (forex) atau valuta asing. Bukan bank atau money changer saja yang sekarang bisa melakukan jual beli valuta, investor perorangan pun sudah dapat trading forex di pasar berjangka. Trading forex Indonesia berkembang cukup pesat. Hal ini bisa dimaklumi karena perputaran dana transaksi produk mata uang mencapai $4 triliun setiap harinya. Lebih dari itu, jam perdagangannya buka selama 24 jam sehingga mereka yang punya aktivitas harian bisa memanfaatkan waktu luangnya untuk trading.

Animo investasi forex di kalangan investor tanah air, direspon oleh pemangku kebijakan. Sebagai regulator, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka dan Komoditi atau BAPPEBTI terus melakukan sosialisasi dan memperbaiki aturan main sehingga iklim perdagangan di Indonesia semakin transparan. Sementara perusahaan pialang berlomba-lomba untuk memberikan layanan terbaik kepada calon nasabahnya.



Investasi Forex di Indonesia



Sisi positif dari kemajuan investasi forex di Indonesia cukup banyak. Masyarakat yang tadinya apatis dengan dinamika yang terjadi di pasar finansial sekarang justru lebih melek informasi khususnya untuk mengupdate berita seputar forex hari ini. Berbagai media tergerak untuk selalu memperbarui informasi soal pasar keuangan guna memenuhi kebutuhan investor yang haus informasi.

Pertumbuhan investor forex yang tinggi merupakan efek dari kemajuan teknologi yang terjadi di pasar uang. Bagaimana tidak? Aktivitas trading kini bisa dilakukan oleh siapa saja secara online hanya dengan bermodalkan komputer, laptop atau smartphone sebagai sarana transaksi. Beberapa orang bahkan sudah bisa menghidupi diri hanya dengan melakukan jual beli di mata uang. Eksekusi trading semakin praktis dan aman karena tidak melibatkan sejumlah uang tunai sebagaimana transaksi yang dilakukan oleh bank-bank dan money changer. Calon nasabah hanya perlu mendaftarkan diri ke perusahaan pialang untuk mendapatkan account dan seluruh sirkulasi uang hasil transaksi akan dikirim melalui rekening bank.

Fenomena positif yang terjadi di pasar forex diharapkan bisa menjadi fondasi kemajuan dunia investasi Indonesia. Segala penyempurnaan dalam sistem dan fasilitas transaksi yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan pialang dapat menjadi menarik minat masyarakat untuk ikut ambil bagian.
untuk mulai belajar trading, klik OPEN DEMO ACCOUNT dibawah!!!


sumber: monexnews


Rabu, 29 Januari 2020

POTENSI PENGUATAN DOLAR AS MENJELANG KEPUTUSAN FOMC




Dolar AS berpotensi menjaga penguatannya dalam jangka pendek di tengah optimisnya data ekonomi AS semalam serta pasar yang perkirakan Federal Reserve AS pada berakhirnya pertemuan mereka nanti malam tidak akan memangkas suku bunga, yang mana itu dapat menekan turun harga emas.

Sementara itu untuk harga minyak berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek seiring American Petroleum Institute (API) yang melaporkan turunnya cadangan minyak mentah AS serta OPEC yang mungkin akan lanjutkan pengurangan produksi hingga bulan Juni dari sebelumnya Maret, selanjutnya hari ini fokus akan tertuju ke data cadangan minyak AS yang dirilis oleh Energy Information Administration pukul 22:30 WIB.



Potensi Pergerakan

EMAS
Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek untuk menguji level support $1564 - $1558 di seiring menguatnya dolar AS pasca perilisan data ekonomi AS yang optimis semalam serta ekspektasi FOMC tidak akan memangkas suku bunga dalam keputusan mereka tengah malam nanti. Namun, jika bergerak naik, level resisten terlihat di $1572 - $1578.

MINYAK
Harga minyak berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $54.10 - $54.60 dibalik sentimen turunnya cadangan minyak dalam laporan API serta OPEC diperkirakan akan memperpanjang waktu pemangkasan produksi. Namun, harga minyak berpotensi turun, menguji level support di $53.30 - $52.70 jika data cadangan minyak yang dirilis EIA pukul 22:30 WIB menunjukkan adanya kenaikan cadangan.

EURUSD
Sentimen menguatnya dolar AS berpeluang akan menjadi beban untuk kinerja EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.0990 - 1.0940. EURUSD berpeluang untuk rebound menguji level resisten di 1.1050 - 1.1100 jika data ekonomi Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilya lebih baik dari estimasi.

GBPUSD
Pelemahan GBPUSD yang sudah berjalan akhir-akhir ini berpeluang berlanjut untuk menguji level support di 1.2980 - 1.2930 dibalik masih adanya kekhawatiran akan Hard Brexit dan pelonggaran moneter oleh BOE. GBPUSD berpeluang menguat untuk menguji level resisten di 1.3060 - 1.3110 jika dapatkan katalis positif dari perilisan data nationwide HPI Inggris pukul 14:00 WIB.

USDJPY
Sedang dominannya sentimen penguatan dolar AS berpeluang memicu kenaikan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 109.50 - 110.00. USDJPY berpeluang terkoreksi untuk menguji support di 108.80 - 108.30 jika data keyakinan konsumen Jepang yang dirilis pukul 12:00 WIB hasilnya lebih baik dari estimasi.

AUDUSD
AUDUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6800 - 0.6840 seiring optimisnya data CPI Australia. Namun, kenaikan AUDUSD berpeluang terbatas dan dapat bergerak turun untuk menguji support di 0.6730 - 0.6690 jika sentimen penguatan dolar AS mendominasi pasar.

sumber: monexnews


Selasa, 28 Januari 2020

KEKHAWATIRAN AKAN PENYEBARAN VIRUS KORONA BERPOTENSI MENINGKATKAN PERMINTAAN ASET SAFE HAVEN






Permintaan aset safe haven seperti emas dan mata uang yen berpeluang masih tinggi dibalik kekhawatiran akan perlambatan ekonomi global setelah dilaporkan virus Korona telah menyebar ke negara-negara ekonomi maju seperti Amerika Serikat, Jepang, Korea Selatan dan Perancis.


Sementara itu untuk pasangan EURUSD dan GBPUSD berpotensi dalam tekanan turun dibalik kekhawatiran akan perlambatan ekonomi zona Euro, dan ketidakpastian Brexit menjelang keluarnya Inggris dari zona Euro di akhir bulan ini.


Potensi Pergerakan


EMAS

Harga emas berpeluang akan bergerak naik dalam jangka pendek karena sentimen permintaan aset safe haven dibalik kekhawatiran akan penyebaran virus Korona yang telah memasuki negara-negara ekonomi maju untuk menguji level resisten di $1585 - $1590. Namun, harga emas berpotensi terkoreksi jika dolar AS menguat pada perilisan data ekonomi AS yang optimis seperti Durable Goods Order pukul 20:30 WIB dan CB Consumer Confidence pukul 22:00 WIB untuk menguji level support di $1575 - $1570.


MINYAK
Harga minyak berpotensi lanjutkan penurunannya akhir-akhir ini yang dipicu outlook melambatnya permintaan karena disebabkan oleh virus Korona untuk menguji level support di $52.50 - $52.00. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di $53.40 -$53.90.



EURUSD
EURUSD berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek dibalik sentimen perlambatan ekonomi di zona Euro serta sikap dovish European Central Bank untuk menguji level support di 1.0990 - 1.0940. Sementara itu jika bergerak naik, level resisten terlihat di 1.1050 - 1.1100 dengan fokus hari ini ke data tingkat pengangguran di Spanyol yang dirilis pukul 15:00 WIB.



GBPUSD
Ketidakpastian Brexit serta potensi pelonggaran moneter oleh Bank of England di pekan ini berpeluang menjadi beban untuk pergerakan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.3020 - 1.2970. GBPUSD berpeluang naik jika data CBI Realizes Sales Inggris yang dirilis pukul 18:00 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi untuk menguji level resisten di 1.3100 - 1.3150.



USDJPY
Sentimen permintaan terhadap aset safe haven karena penyebaran virus Korona berpeluang memicu penurunan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level support di 108.60 - 108.20. USDJPY berpeluang bergerak naik untuk menguji resisten di 109.30 - 109.70 jika data BOJ Core CPI yang dirilis pukul 12:00 WIB hasilnya lebih buruk dari estimasi.



AUDUSD
Outlook perlambatan ekonomi Tiongkok, mitra dagang utama Australia. yang dipicu oleh virus Korona berpeluang menjadi beban untuk pergerakan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6720 - 0.6680. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 0.6800 - 0.6840.

sember: monexnews


Senin, 27 Januari 2020

PERKEMBANGAN SEPUTAR WABAH KORONAVIRUS DAN KETEGANGAN DI TIMUR TENGAH BERPOTENSI MEMICU PERMINTAAN ASET AMAN




Pelaku pasar mengawasi dengan hati-hati perkembangan seputar wabah koronavirus yang telah menginfeksi lebih dari 2.000 orang, sebagian besar di Tiongkok, 56 orang telah meninggal. Dan virus ini juga telah menyebar ke AS, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Australia, Prancis, dan Kanada.
Serangan tiga roket langsung pada Kedutaan Besar AS Di Baghdad berpeluang menarik perhatian pasar pada aset - aset aman.
Market movers hari ini adalah data German Ifo Business Climate pada pukul 16:00 WIB, dan FOMC Member Williams Speaks dan data New Home Sales pada jam 22:00 WIB.


Potensi Pergerakan Senin

EMAS
Harga emas berpeluang bergerak naik menguji resisten di 1590 - 1595 di tengah kekhawatiran pasar pada viru Corona dan ketegangan di Timur Tengah setelah serangan terhadap kedutaan besar AS di Irak. Support harga emas berada pada kisaran 1570 - 1565.

MINYAK
Harga minyak berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek menguji resisten di 53.90- 54.20 karena ketegangan di Timur Tengah, Namun kekhawatiran permintaan yang berkurang dan suplai yang berlebih berpeluang menekan harga minyak menguji level support 52.50 - 51.00.

EURUSD
EURUSD berpeluang menguji level support 1.1000 - 1.0980 karena tertekan oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, namun bila bergerak naik maka EURUSD berpeluang menguji resisten di 1.1060 - 1.1080.

GBPUSD
GBPUSD berpeluang bergerak turun menguji level support di 1.3035 - 1.3000 karena tertekan oleh potensi BOE yang dovish, Resisten GBPUSD berada pada kisaran 1.3090 - 1.3120.

USDJPY
Meningkatnya minat pelaku pada aset aman di tengah pelaku pasar yang khawatir terhadap virus Corona dan ketegangan di Timur Tengah berpeluang menekan USDJPY menguji support 108.50 - 108.30. Resisten USDJPY berada pada kisaran 109.20 - 109.50.

AUDUSD
Jatuhnya harga komoditas tembaga berpotensi menekan AUDUSD menguji level support 0.6775 - 0.6750 dalam jangka pendek. Namun jika mampu bergerak naik AUDUSD berpeluang menguji resisten di 0.6835 - 0.6870.

sumber: monexnews




Jumat, 24 Januari 2020

LAPORAN PMI SEKTOR MANUFAKTUR DAN JASA ZONA EURO DAN AS POTENSI PENGGERAK HARGA HARI INI




Rangkaian data PMI sektor manufaktur dan jasa negara negara Zona Euro dan AS menjadi fokus data di hari Jumat (24/1). Tidak ketinggalan peluang pergerakan dari pidato ketua Bank of japan, haruhiko Kuroda dan menteri keuangan AS, Steven Mnuchin, pada World Economic Forum sore nanti, akan dinantikan pasar.


Penyebaran Virus Korona di Tiongkok yang telah mencatat 25 korban meninggal masih memicu kekhawatiran pasar, dnegan pengawasan dan larangan di banyak bandara di dunia bagi kedatangan dari Tiongkok untuk mencegah penyebaran virus tersebut. Kekhawatiran pasar berpeluang mendukung minat pasar terhadap aset aman seperti logam mulia dan Yen Jepang.



Data PMI dari Perancis, Jerman, dan Inggris, serta Zona Euro akan menghiasi data penggerak pasar di sore hari, dan PMI AS di malam hari. Pada jam 16:30 WIB, Ketua Bank of Japan dan Menteri keuangan AS dijadwalkan berpartisipasi pada panel diskusi pada World Economic Forum. Di malam hari Kanada akan merilis laporan penjualan ritel nya dan menjadi penggerak pair USDCAD.



Potensi Pergerakan


EMAS
Harga emas berpeluang naik menguji resisten $1565 - $1568 untuk jangka pendek bila minat pada set aman masih berlanjut. Level support pada kisaran $1557.



MINYAK
Harga minyak berpeluang naik menguji resisten $56.00 untuk jangka pendek bila minat beli pasar di tengah rendahnya harga minyak saat ini masih bertahan. Level support pada kisaran $54.80 - $55.20.



EURUSD
Peluang pelonggaran oleh ECB masih berpeluang menekan EURUSD turun menguji support 1.1035 untuk jangka pendek. Bila naik di atas level 1.1075 berpotensi menguji resisten pada kisaran 1.1100.



GBPUSD
kembalinya kekhawatiran terhadap hard Brexit berpeluang menekan GBPUSD melemah ke level 1.3080 untuk jangka pendek. Level resisten pada kisaran 1.3160.



USDJPY
USDJPY berpotensi naik menguji resisten 109.80 untuk jangka pendek bila berhasil naik ke atas level 109.65. Tetapi minat beli aset aman berpeluang menekan turun menguji support 109.25.



AUDUSD
Kekhawatiran penyebaran virus Corona di Tiongkok mungkin berimbas negatif bagi permintaan produk bahan mentah Australia, berpeluang menekan AUDUSD turun menguji support 0.6825 untuk jangka pendek, level Resisten pada kisaran 0.6875.

sumber: monexnews

Rabu, 22 Januari 2020

PASAR NANTIKAN PERKEMBANGAN SIDANG PEMAKZULAN TRUMP DAN SUKU BUNGA BOC





Sidang Pemakzulan Presiden AS dan kebijakan suku bunga dai Bank of Canada akan menjadi fokus utama pasar hari ini. Setelah laporan tingkat kepercayaan konsumen Australia versi Westpac, yang dirilis -1.8%, dipandang masing buruk karena tingkat kepercayaan pasar yang negatif terhadap produk lokal.


Sidang pemakzulan Trump masih berlangsung di hari pertama, dengan permohonan dari Partai Demokrat AS, agar Senat mengijinkan dan melindungi tampilnya saksi-saksi penting yang sebelumnya telah memberikan pernyataan, tetapi menolak hadir sebagai saksi di depan sidang. Sidang pemakzulan Trump yang menunduh penggunaan kekuasaan secara berlebihan oleh Presiden AS ini, dijadwalkan berlangsung selama 6 hari kerja, dan bila tidak mencapai kesepakatan, akan diselesaikan dengan voting. Perkembangan dan hasil sidang dapat mempengaruhi pergerakan dolar AS dan berimbas pada mata nilai tukar mata uang dan komoditas lain.



BOC akan merilis kebijakan moneter dan tingkat suku bunga terbaru di jam 22:00 WIB, diikuti konferensi Pers jam 23:30 WIB. Pasar mengestimasikan tingkat suku bunga BoC tetap pada level 1.75%, tetapi menantikan pernyataan dan laporan dari BoC, bila bernada dovish, berpeluang mengangkat USDCAD naik.



Potensi Pergerakan



EMAS
Penguatan dolar AS masih berpotensi menekan harga emas turun menguji support $1550 untuk jangka pendek. Level resisten pada kisaran $1560 - $1563. Perkembangan pada sidang pemakzulan Trump mungkin menjadi penggerak pasar.



MINYAK
Harga minyak berpeluang turun menguji support $57.80 untuk jangka pendek di tengah penguatan dolar AS. Level Resisten pada level $58.80.



EURUSD
Penguatan dolar di tengah berlangsungnya sidang pemakzulan Trump, berpeluang menekan turun EURUSD menguji support 1.1060 untuk jangka pendek. Level resisten pada kisaran 1.1100 - 1.1120.



GBPUSD
Bila bergerak turun menembus ke bawah level 1.3020, GBPUSD berpotensi turun menguji support 1.2995 untuk jangka pendek. Level resisten pada kisaran 1.3060 - 1.3085.



USDJPY
Bila penguatan dolar AS berlanjut, USDJPY berpeluang naik menguji 110.30 untuk jangka pendek. Level support pada kisaran 109.60 - 107.75.



AUDUSD
Setelah laporan tingkat kepercayaan konsumen yang buruk dan penguatan dolar AS, AUDUSD berpotensi turun menguji support 0.6820 untuk jangka pendek. Resisten pada kisaran 0.6850 - 0.6875.



sumber: monexnews

Selasa, 21 Januari 2020

Ini Deretan Investasi Bodong yang Pakai Skema Ponzi





Jakarta - Investasi ilegal dengan menggunakan skema Ponzi banyak beredar di dalam negeri. Meski ngakunya investasi, tapi sebenarnya kegiatan dengan skema Ponzi adalah penipuan.

Kenapa penipuan? karena kegiatan tersebut memberikan iming-iming keuntungan yang selangit. Padahal, uang nasabah atau anggota tak jelas ke mana larinya. Uang yang diinvestasikan cuma berputar-putar untuk para anggota.


Kalau makin lama dibiarkan, skema Ponzi bisa langsung runtuh dan bikin rugi semua anggota. Karena itu, masyarakat perlu hati-hati bila ditawari investasi pakai skema Ponzi.


Nah, apa saja sih penipuan berkedok investasi yang pakai skema Ponzi? berikut rangkuman detikcom di halaman selanjutnya.




1. MeMiles
Kasus MeMiles jadi yang paling hangat dibicarakan. MeMiles menjanjikan satu unit mobil Lexus RX 300 yang harganya sekitar Rp 1,3 miliar. Anggota bisa mendapatkan mobil tersebut hanya dengan top up Rp 30 juta. Selain Lexus, MeMiles juga memberikan bonus berupa Lamborghini dengan top up Rp 100 juta.


Sebelumnya Kepada awak media, MeMiles mengklaim sebagai aplikasi periklanan. Aktivitas membeli slot iklan dalam aplikasi MeMiles itu oleh para member disebut dengan istilah top up atau sederhananya menyetor dana. Akumulasi setoran para member ini secara keseluruhan disebut sebagai omzet nasional.

2. First Travel
Satgas Waspada Investasi menghentikan kegiatan First Travel karena diduga merugikan masyarakat dengan sistem ponzi. Selanjutnya Kementerian Agama mencabut izin operasi perusahaan tersebut.



First Travel memberangkatkan banyak jemaah pertamanya dengan uang jemaah yang mendaftar setelahnya. Dalam masa tertentu, uang jemaah baru tak cukup untuk memberangkatkan jemaah sebelumnya.

3. Q-Net
Qnet terindikasi melakukan penipuan berkedok investasi dengan menjalankan skema multilevel marketing. Para anggota baru dijanjikan setiap kelipatan tiga masing-masing kaki kiri dan kanan akan mendapatkan US$ 250, bahkan mereka juga dijanjikan bisa mendapatkan Rp 11 miliar dalam satu tahun dengan syarat para anggota tersebut bekerja tekun.

Namun, Satgas Waspada Investasi sudah menerbitkan siaran pers yang menyebutkan entitas investasi ilegal di Indonesia, salah satunya adalah PT Amoeba Internasional yang berafiliasi dengan PT Q-Net.

4. Pandawa Group
Koperasi yang berlokasi di Wilayah Depok ini, sempat menjadi sorotan pada tahun 2017 lalu. Investasi bodong ini menyebut dirinya koperasi, padahal mereka tak memiliki badan hukum pendirian sebagai koperasi.

Jadi koperasi abal-abal itu menawarkan imbalan hasil yang sangat besar bahkan tak masuk akal untuk setiap dana yang disimpan di sana. Bahkan korban dari investasi ini mencapai ribuan orang. Dari investasi bodong ini, kerugian korban diperkirakan mencapai Rp 3 triliun.


sumber: detikFinance

PENGUMUMAN BOJ DAN SIDANG TRUMP MENJADI FOKUS PASAR





Liburnya pasar AS semalam meningkatkan sikap hati hati pasar jelang sidang pemakzulan Trump, setelah proyeksi positif dari IMF semalam. Bank of Japan juga dijadwalkan akan mengumumkan kebijakan moneter terkininya pada pagi hari ini, diekspektasikan akan dirilis pada jam 10:00 WIB.

International monetary Fund, merilis proyeksi pertumbuhan ekonomi global kemarin malam. Dengan proyeksi peningkatan pertumbuhan di tahun 2020 ini, setelah pelemahan 2 tahun terakhir. IMF menambahkan suksesnya pelaksanaan kesepakatan dagang AS - Tiongkok juga menjadi faktor penentu bila tidak timbul kembali tarif-tarif import baru yang berpeluang menggagalkan perjanjian tahap pertama tersebut. Pasar juga menantikan kebijakan moneter terbaru dari Bank of Japan, dengan proyeksi dovish berpotensi melemahkan mata uang yen jepang dan menagangkat USDJPY naik.

Senat AS diekspektasikan akan memulai sidang pemakzulan Presiden AS, Donald Trump malam nanti, sekembalinya warga AS dari libur akhir pekan panjang kemarin. Persidangan pemakzulan Trump atas tuduhan penggunaan kekuasaan secara berlebihan oleh partai Demokrat AS. Persidangan akan dilaksanakan selama 6 hari kerja dan mungkin diselesaikan dengan voting. Walau mayoritas pasar memandang Senat tidak akan menyatakan Trump bersalah, sikap hati-hati sebagian pelaku pasar membatasi pergerakan harga hingga perkembangan lebih lanjut.






Potensi Pergerakan


EMAS
Bila pasar melanjutkan sikap beli emas setelah kabar pelonggaran dari PBOC pagi ini, Harga emas berpeluang naik menguji level resisten di $1568 - $1570. Level support pada kisaran $1556 - $1558.

MINYAK
Redanya ketegangan di Timur Tengah dan Libia, dan kekhawatiran meningkatnya produksi minyak mentah AS, berpotensi menekan harga minyak turun menguji support $58.00 - $58.25. Level resisten pada kisaran $59.30 - $59.50.

EURUSD
Sikap hati-hati pelaku pasar terkait sidang pemakzulan Trump dan kembalinya pesimisme lancarnya pelaksanaan kesepakatan dagang AS - Tiongkok, berpotensi menekan EURUSD turun menguji support 1.1075. Level resisten pada kisaran 1.1100 - 1.1125.

GBPUSD
Sikap hati-hati pelaku pasar terkait sidang pemakzulan Trump dan kembalinya pesimisme lancarnya pelaksanaan kesepakatan dagang AS - Tiongkok, bepeluang menekan turun GBPUSD menguji support 1.2960 - 1.2980. Level resisten pada kisaran 1.3030 - 1.3060.

USDJPY
Kabar pelonggaran dari PBOC mendukung minat pasar terhadap aset safe have, dan telah menekan USDJPY turun, berpeluang menguji support 109.50 - 109.90. Fokus pasar pada kebijakan BoJ pagi ini, bila pernyataan bernada dovish, berpotensi angkat USDJPY naik menguji resisten 110.30 - 110.50.

AUDUSD
AUDUSD tertekan oleh kabar pelonggaran PBOC pagi ini, berpotensi menguji spport pada kisaran 0.6850. Level resisten pada kisaran 0.6890 - 0.6910.


sumber: monexnews