Senin, 13 Januari 2020

analisa

HARGA EMAS PERLU MENGUJI LEVEL RESISTEN 1568 UNTUK LANJUTKAN KENAIKAN




Meredanya sebagai balasan dari AS dan Iran setelah di akhir pekan kedua negara bersitegang terkait kemenangan salah satu petinggi militer Iran. Fokus pasar akan kembali tertuju oleh penandatanganan persetujuan antara AS dan Tiongkok.

Dalam jangka pendek, harga emas, bergerak, naik, level, resisten, 1560, selama harga tidak mampu menembus level support di 1552, naik lebih lanjut dari level tersebut.

Namun, ketika harga jatuh, emas bergerak di level support di 1552, pelemahan di dalam level tersebut berpeluang kenaikan kembali harga emas menaikkan level support berikutnya di 1548 dan 1545.

Resisten: 1560, 1564, 1568
Dukungan: 1552, 1548, 1545



PENYUSUTAN KILANG MINYAK AS BERPELUANG ANGKAT HARGA MINYAK




Harga minyak naik di level tertinggi $59.15 di awal sesi Senin (13/1) setelah laporan kilang minyak AS dari Baker Hughes menyusut dari pekan sebelumnya.

Masih belum meredanya ketegangan di Timur Tengah atas penerapan sanksi AS kepada Iran setelah serangan balasan rudal Iran, juga menjadi fokus pasar. AS juga masih menolak menarik pasukan dari Irak, dan protes massa Iran atas kabar penembakan pesawat penumpang Ukraina yang dilakukan oleh pihak militer Iran, berpeluang menjadi penyebab penguatan harga minyak.

Harga minyak berpotensi naik menguji resisten $59.40 - $59.80 bila ketegangan masih bertahan di Timur Tengah. Sebaliknya turun ke bawah level $58.60, berpotensi turun menguji support $58.00 - $58.20.

Level Support : $58.60 - $58.20 - $57.70
Level Resisten : $59.40 - $59.80 - $60.10




sumber: monexnews



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

harap beri tanggapan positif, sopan dan membangun.