Jumat, 17 Januari 2020

PELUANG PELEMAHAN DOLAR KARENA KETIDAKPASTIAN POLITIK DI AS




Dolar AS berpeluang melemah dalam jangka pendek dibalik pesimisnya data ekonomi AS semalam serta ketegangan politik di Washington. Sementara itu untuk pergerakan poundsterling berpotensi melanjutkan penurunannya yang sudah berlangsung akhir-akhir ini karena dominannya sentimen kekhawatiran akan hard Brexit.

Data penting yang akan menjadi rujukan perdagangan hari ini adalah data Current Account zona Euro pukul 16:00 WIB, Current Account dan GDP Inggris pukul 16:30 WIB, Retail Sales Kanada pukul 20:30 WIB, GDP AS pukul 20:30 WIB, voting Brexit di parlemen Inggris pukul 21:30 WIB, Core PCE Price Index dan Personal Spending AS pukul 22:00 WIB, serta aktivitas rig oleh Baker Hughes pukul 01:00 WIB/Sabtu



Potensi Pergerakan

EMAS
Harga emas berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek karena pelemahan dolar AS yang dipicu data ekonomi AS yang pesimis semalam serta ketidakpastian politik di AS pasca pemakzulan Presiden Trump untuk menguji level resisten di $1483-$1488. Harga emas berpeluang untuk turun, menguji support di $1475 - $1470 jika sejumlah data ekonomi AS yang dirilis malam ini hasilnya lebih baik dari estimasi.

MINYAK
Sentimen turunnya cadangan minyak mentah AS serta progres kesepakatan dagang AS-Tiongkok berpeluang menjadi katalis positif untuk kinerja harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $61.40 - $61.90. Namun, harga minyak berpeluang berbalik turun, membidik support di $60.60-$60.10 jika data aktivitas rig AS yang laporkan Baker Hughes menunjukkan adanya peningkatan.

EURUSD
EURUSD berpeluang bergerak naik dalam jangka pendek karena sentimen pelemahan dolar AS untuk menargetkan resisten di 1.1150 - 1.1190. EURUSD berpotensi bergerak turun jika data current account zona Euro dirilis lebih buruk dari estimasi untuk menguji level support di 1.1090 - 1.1050.

GBPUSD
Kekhawatiran akan isu hard Brexit berpeluang masih akan membebani pergerakan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.2980 - 1.2930. Namun, GBPUSD berpeluang untuk bergerak naik, menguji resisten di 1.3060 - 1.3110 jika sejumlah data ekonomi Inggris dirilis lebih baik dari estimasi. Waspadai hasil voting Brexit di parlemen Inggris.

USDJPY
Sentimen pelemahan dolar AS serta kebijakan moneter BOJ yang belum berubah berpeluang memicu penurunan USDJPY dalam jangka pendek untuk menguji level support di 109.00 - 108.60. Namun, jika dolar AS bergerak menguat karena data ekonomi AS yang dirilis optimis berpeluang memicu kenaikan USDJPY untuk menguji resisten di 109.80 - 110.30.

AUDUSD
Sentimen progres kesepakatan dagang AS-Tiongkok serta melemahnya dolar AS berpeluang menopang kenaikan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di 0.6920 - 0.6960. Jika bergerak turun, level support terlihat di 0.6860 - 0.6820.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

harap beri tanggapan positif, sopan dan membangun.