Senin, 03 Februari 2020

DOLLAR AS NAMPAK MENGUAT; NANTIKAN DATA NON-FARM DI AKHIR PEKAN


USD


Dolar AS nampak menguat di awal pekan setelah alami pelemahan signifikan di akhir pekan lalu, oleh kekhawatiran wabah Korona memicu perlambatan ekonomi Tiongkok dan dunia. Dengan kembali beroperasinya mayoritas perusahaan di Tiongkok hari Senin ini, mendorong harapan akan kembali bergeraknya perekonomian Tiongkok dan dunia.


Fokus pasar pekan ini pada rangkaian data tenaga kerja AS, termasuk Non-Farm payroll, yang diekspektasikan meningkat, dan mendukung penguatan dolar. Data Caixin Manufacturing PMI Tiongkok yang dirilis lebih rendah dari sebelumnya, masih dipandang cukup baik di tengah wabah Korona, tetapi Bank Sentral Tiongkok dikabarkan menyiapkan dana untuk diinjekkan ke pasar sebesar 1.2 triliun Yuan , sebagai upaya memperlancar ekonomi yang terhambat oleh penyebaran wabah Korona.



Data - data indeks manufaktur dunia akan dirilis di hari Senin ini, dengan data Manufacturing PMI Swiss jam 15:30 WIB, Manufacturing PMI Jerman jam 15:55 WIB, Manufacturing PMI Zona Euro jam 16:00 WIB, Manufacturing PMI Inggris jam 16:30 WIB, dan Final Manufacturing PMI AS jam 21:45 WIB, serta ISM Manufacturing PMI AS jam 22:00 WIB.




Potensi Pergerakan senin



EMAS
Rencana PBOC untuk meng-inject dana sebesar 1.2 triliun yuan untuk memperlancar ekonomi Tiongkok yang terhambat oleh wabah telah menekan turun harga emas, berpeluang melanjutkan pelemahan menguji support $1577, Level resisten pada kisaran $1590 - $1595.



MINYAK
Kabar rencana inject dana oleh PBOC sebagai upaya memperlancar perekonomian Tiongkok berpotensi membantu kenaikan harga minyak menguji resisten $52.00 - $52.50. Support pada level $50.50.



EURUSD
Kembali menguatnya dolar AS di awal pekan ini berpotensi menekan EURUSD turun menguji support 1.1035 - 1.1050. Resisten pada kisaran 1.1100.



GBPUSD
Di tengah optimisme Inggris akan mendapatkan perjanjian dagang dengan Zona Euro pasca Brexit dalam tahun ini,berpotensi angkat GBPUSD naik menguji resisten 1.3210 - 1.3250. Sebaliknya penguatan dolar AS pagi ini, berpeluang menekan GBPUSD turun menguji support 1.3100 -1.3150.



USDJPY
USDPY berpeluang naik menguji resisten 108.60 - 109.00 bila penguatan dolar AS berlanjut dan pasar kembali meminati aset berisiko. Level support pada kisaran 108.00 - 108.15.



AUDUSD
Masih dibayangi kekhawatiran penyebaran wabah Korona, AUDUSD berpeluang turn menguji support 0.6670. Tetapi kabar kesiapan PBOC melakukan stimulus untuk melancarkan perekonomian Tiongkok memberikan peluang audusd naik menguji resisten 0.6725 - 0.6750.


sumber: monexnews


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

harap beri tanggapan positif, sopan dan membangun.