Rabu, 12 Februari 2020

MARKET MOVERS: DOLAR AS TERTEKAN KEBIJAKAN BANK SENTRAL SELANDIAN BARU





Reserve bank of New Zealand mengambil kebijakan pertahankan suku bunga 1.0% di pagi ini, dan menekan dolar AS terhadap dolar selandia baru dan beberapa mata uang lainnya.


RBNZ juga menyatakan tingkat GDP akan bergerak naik pada semester ke-2 serta tidak adanya rencana pemangkasan suku bunga selama tahun 2020. NZDUSD naik 54 Pips setelah rilis data tersebut mata uang Euro, Pound, dan dolar Australia menguat terhadap dolar AS.



Ketua The fed Jerome Powell malam nanti akan kembali berpidato, kali ini dihadapan Senate Banking Committee, bila pernyataan Hawkish, berpeluang mendukung penguatan dolar AS.



Potensi Pergerakan


EMAS
Harga emas berpeluang turun di tengah sikap pasar melemas aset aman, menguji support $1560 - $1565. level resisten $1570 - $1575.



MINYAK
Acuhkan laporan API yang meningkat, pasar nantikan data cadangan minyak mentah AS versi EIA malam nanti, dengan ekspektasi turun. Harga minyak berpotensi naik menguji resisten $50.60 - $51.00. Level support pada kisaran $49.20 - $49.70.



EURUSD
kembalinya minat pasar terhadap aset berisiko, di tengah masih pesimisnya pernyataan ketua ECB semalam, berpeluang membantu EURUSD naik menguji resisten 1.0940 - 1.1000 selama bertahan di atas level 1.0895. Level support pada kisaran 1.0850 - 1.0880..



GBPUSD
GBPUSD berpeluang naik menguji resisten 1.3000 - 1.3055 bila minat pada aset berisiko berlanjut. Support pada kisaran 1.2900 - 1.2930.



USDJPY
Kembalinya minat pasar terhadap aset berisiko berpotensi angkat AUSDJPY naik menguji resisten 110.20 - 110.50. Support pada kisaran 109.25 - 109.55.



AUDUSD
AUDUSD berpotensi naik menguji resisten 0.6750 - 0.6780 setelah komentar hawkish dari bank sentral Selandia bau pagi ini. Support pada kisaran 0.6695 - 0.6710.

sumber: Monexnews


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

harap beri tanggapan positif, sopan dan membangun.