Senin, 15 Juni 2020

Harga Minyak Berpotensi Turun Karena Kekhawatiran Akan Lambatnya Permintaan





Harga minyak berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah lonjakan virus korona di Amerika Serikat yang meningkatkan kekhawatiran akan gelombang kedua yang dapat membebani laju permintaan bahan bakar. Namun, penurunan berpeluang terbatas dan dapat berbalik naik jika pasar mempertimbangkan kembali turunnya aktivitas rig AS yang dilaporkan Baker Hughes di akhir pekan lalu.

Secara teknikal, harga minyak masih akan cenderung bergerak bearish selama harga bergerak di  bawah level indikator moving average 50-100-200 (garis merah, birus dan kuning) di dalam grafik  1 jam.

Untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di 34.30, menembus ke bawah dari level tersebut berpotensi memicu penurunan lanjutan ke 33.50 sebelum menargetkan support kuat di 32.40. Sementara itu jika  bergerak naik, level resisten terdekat berada di 35.70, menembus ke atas dari level tersebut berpotensi memicu kenaikan lanjutan ke 36.50 sebelum menargetkan resisten kuat di 37.60.

Level support        : 34.30 - 33.50 - 32.40
Level resisten        : 35.70 - 36.50 - 37.60



sumber: MonexNews


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

harap beri tanggapan positif, sopan dan membangun.