Rabu, 08 Januari 2020

HARGA EMAS TERKOREKSI KE KISARAN $ 1585 KARENA PERNYATAAN DARI IRAN





monexnews
Harga emas segera terkoreksi ke kisaran level $ 1585 / naik setelah naik level level di $ 1611.32, hanya pada pagi ini yang dipicu oleh blokir rudal oleh Iran ke pangkalan udara Irak yang berisikan tentara Amerika Serikat dan koalisi.


Seperti dikutip dari media AS, Iran mengatakan bahwa jika tidak ada pembalasan dari Amerika terhadap serangan terbaru ini maka Iran akan menghentikan serangan.



Namun, jika Amerika menyerang kami kembali, maka kami akan segera membalas dengan menghancurkan yang lebih luas.



Sementara itu Presiden AS Donald Trump menanggapi serangan tersebut dalam tweetnnya dengan menyatakan dia akan membuat klaim tentang Iran pada hari Rabu waktu AS.



Dalam tweetnya, Trump mengatakan bahwa semua baik-baik saja, rudal-rudal diluncurkan dari Iran di pangkalan militer yang dilengkapi di Irak. Penilaian korban dan kerusakan sedang dilakukan saat ini. Sejauh ini, kami memiliki militer yang paling kuat dan lengkap di seluruh dunia, saya membuat Rabu pagi.



MEMBURUKNYA KETEGANGAN DI TIMUR TENGAH BERPELUANG MEMICU KENAIKAN PERMINTAAN ASET SAFE HAVEN



monexnews

Memburuknya ketegangan di Timur Tengah pasca dihantamnya pangkalan udara Irak yang berisikan tentara Amerika Serikat oleh roket dari Iran berpotensi meningkatkan permintaan terhadap aset safe haven seperti emas.

Harga minyak juga berpotensi bergerak naik dalam menanggapi ketegangan terbaru di Timur Tengah yang dapat menganggu suplai minyak dari sana serta turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan American Petroleum Institute (API) semalam. Fokus selanjutnya akan tertuju pada data cadangan minyak dari Energy Information Administration (EIA) pukul 22:30 WIB.

Potensi Pergerakan

EMAS
Harga emas berpotensi bergerak naik lagi dalam jangka pendek meskipun sudah menembus atas level psikologis 1600 karena konflik terbaru di Timur Tengah antara AS dengan Iran untuk menguji level resisten di $1610 - $1620. Namun, jika pasar melakukan profit taking pasca lonjakan harga, maka harga emas berpotensi turun untuk menguji level support di $1590 - $1580. Fokus akan tertuju ke data tenaga kerja AS versi ADP yang dirilis pukul 20:15 WIB.

MINYAK
Turunnya cadangan minyak mentah AS dalam laporan API serta ketegangan di Timur Tengah berpeluang menopang kenaikan harga minyak dalam jangka pendek untuk menguji level resisten di $66.00 - $66.50. Namun, harga minyak berpotensi bergerak turun, menguji support di $64.50 - $64.00 jika data cadangan minyak yang dirilis oleh EIA dirilis lebih rendah dari estimasi yang menunjukkan penurunan.

EURUSD
Sentimen hindar aset berisiko yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah berpeluang memicu penurunan EURUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1120 - 1.1070. EURUSD berpeluang untuk bergerak naik menguji resisten di 1.1180 - 1.1230 jika data pesanan pabrik Jerman yang dirilis pukul 14:00 WIB hasilnya lebih tinggi dari estimasi.

GBPUSD
Outlook akan berkurangnya suku bunga acuan oleh Bank of England serta potensi terjadinya Hard Brexit berpotensi memicu penurunan GBPUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support 1.3080 - 1.3030. Jika bergerak naik, level resisten terdekat berada di 1.3150 - 1.3200.

USDJPY
Meningkatnya permintaan terhadap aset safe haven karena ketegangan di Timur Tengah berpeluang memicu penurunan USDJPY dalam jangka pendek untuk membidik support di 107.60 - 107.20. Jika bergerak naik, level resisten terlihat di 108.40 - 108.80.

AUDUSD
AUDUSD berpotensi bergerak naik dalam jangka pendek untuk menguji resisten di 0.6900 - 0.6940 karena optimisnya data persetujuan membangun Australia yang dirilis pagi ini. Namun, jika dominannya sentimen hindar aset berisiko, AUDUSD berpotensi untuk bergerak turun, menargetkan support di 0.6820 - 0.6780.

Rilis data ekonomi selengkapnya dapat dilihat di Economic Calendar.