Jumat, 31 Januari 2020

HARGA EMAS TURUN KE LEVEL $1570 KARENA DATA EKONOMI TIONGKOK





Harga emas bergerak lebih rendah pada sesi perdagangan Asia hari Jumat (31/1) untuk turun ke level $1570.92 setelah hasil survei menunjukkan tingkat aktivitas manufaktur Tiongkok stagnan di bulan Januari dan sektor jasa meningkat, meskipun kekhawatiran akan virus Korona dan dampak ekonomi karena wabah tersebut masih menjaga emas untuk kenaikan bulanan kedua.


Tingkat aktivitas pabrik Tiongkok stagnan di bulan Januari, dengan menyebarnya virus Korona telah meningkatkan risiko yang akan dihadapai ekonomi meskipun sudah melonggarnya ketegangan dagang, sementara itu pertumbuhan di sektor jasa berjalan lebih cepat.



Data ini datang setelah World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa virus Korona adalah darurat global, karena jumlah yang meninggal di Tiongkok mencapai 213 dan kasusnya meluas ke setidaknya 18 negara.



Direktur Jenderal Tedrp Ghebreyesus mengatakan bahwa WHO tidak merekomendasikan, dan benar-benar menentang" pembatasan perjalanan atau perdagangan dengan Tiongkok, dan langkah-langkah yang diambil oleh Beijing dapat membaikan keadaan.

sumber: monexnews


POTENSI VOLATILITAS POUNDSTERLING MENJELANG KELUARNYA INGGRIS DARI UNI EROPA





Permintaan terhadap aset berisiko berpeluang meningkat dalam jangka pendek dibalik pernyataan terbaru dari WHO yang meredakan kekhawatiran akan virus Korona dimana mereka memuji cara penanganan Tiongkok dalam menghadapi Wabah tersebut.


Fokus pasar lainnya pada hari ini akan tertuju kepada perkembangan Brexit menjelang detik-detik keluarnya Inggris dari Uni Eropa. Selama pasar tidak mendapatkan perkembangan positif, maka poundsterling berpeluang turun.



Data ekonomi penting hari ini Manufacturing PMI China pukul 8:00 WIB, German Retail Sales pukul 14:00 WIB, Euro Zone CPI Flash Estimate pukul 17:00 WIB, Canada GDP pukul 20:00 WIB, US Core PCE Price Index dan Personal Spending pukul 20:30 WIB serta US Chicago PMI pukul 21:45 WIB.




Potensi Pergerakan


EMAS
Harga emas berpeluang bergerak turun dalam jangka pendek di tengah meredanya kekhawatiran akan virus Korona pasca pernyataan dari WHO untuk menguji level support di $1570 - $1564. Namun, harga emas berpeluang untuk bergerak naik kembali jika pasar dapatkan kabar meningkatnya jumlah korban virus Korona serta antisipasi menjelang Brexit untuk menguji level resisten di $1580 - $1586. Data penting hari ini akan tertuju ke US Core PCE Price Index dan Personal Spending pukul 20:30 WIB serta US Chicago PMI pukul 21:45 WIB.



MINYAK
Harga minyak berpeluang naik dalam jangka pendek di tengah sentimen melemahnya dolar AS, serta meredanya kekhawatiran akan virus Korona untuk menguji level resisten di $53.30 - $54.00. Namun, harga minyak berpotensi bergerak turun jika pasar cemaskan penenatangan Rusia terhadap usulan Arab Saudi untuk memajukan pertemuan OPEC+ menjadi bulan Februari untuk menguji level support di $52.50 - 51.80. Fokus data hari ini ke laporan aktivitas rig AS pukul 01:00 WIB/Sabtu.



EURUSD
EURUSD berpeluang naik dalam jangka pendek di tengah sentimen risk appetite dan melemahnya dolar AS untuk menguji level resisten di 1.1060 - 1.1100. EURUSD berpeluang bergerak turun untuk menguji level suppot di 1.1000 - 1.0960 jika data German Retail Sales pukul 14:00 WIB dan Euro Zone CPI Flash Estimate pukul 17:00 WIB hasilnya dirilis lebih buruk dari estimasi.



GBPUSD
GBPUSD berpeluang turun dalam jangka pendek untuk menguji level support di 1.3050 - 1.3000 pada outlook profit taking pasca kenaikan semalam di tengah sentimen ketidakpastian Brexit. Namun, jika pasar dapatkan perkembangan positif Brexit, GBPUSD berpeluang naik untuk menguji level resisten di 1.3130 - 1.3180.



USDJPY
USDPY berpeluang naik dalam jangka pendek karena sentimen minat aset berisiko serta pesimisnya data penjualan retail Jepang tadi pagi untuk menguji level resisten di 109.20 - 109.70. USDJPY berpotensi bergerak turun, menguji support di 108.60 - 108.10 jika pasar mendapatkan kabar pesimis terkait virus Korona dan Brexit.



AUDUSD
Perilisan data indeks manufaktur Tiongkok yang lebih rendah dari estimasi berpeluang memicu penurunan AUDUSD dalam jangka pendek untuk menguji level support di 0.6680 - 0.6640. Namun, AUDUSD berpeluang bergerak rebound menguji resisten di 0.6740 - 0.6780 jika dolar AS melemah serta naiknya harga komoditas.

sumber: monexnews