Selasa, 25 Februari 2020

OUTLOOK PENURUNAN SUKU BUNGA THE FED KARENA WABAH VIRUS KORONA MENJADI FOKUS PELAKU PASAR




Dolar AS tergelincir dari level tertinggi pada hari Senin (24/2), tertekan oleh ekspektasi investor yang tumbuh bahwa Fed dapat memberikan penurunan suku bunga lebih cepat daripada nanti untuk mengurangi dampak dari wabah koronavirus.
Kenaikan cepat dalam jumlah kasus Covid-19 di Iran, Italia, dan Korea Selatan selama akhir pekan telah meningkatkan taruhan pada penurunan suku bunga Fed jangka pendek, melemahkan greenback pada hari Senin.


Potensi Pergerakan


EMAS

Harga emas berpotensi bergerak turun menguji level support di 1635 - 1630 karena aksi ambil untung pelaku pasar, Namun kekhawatiran akan virus korona dan ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed berpotensi menekan harga emas menguji resisten 1660 - 1665.


MINYAK

Harga minyak berpeluang bergerak naik menguji level resisten di 52.50 - 53.00 karena aksi short covering pelaku pasar. Namun potensi perlambatan ekonomi global berpeluang kembali menekan harga minyak menguji level support 50.65 - 50.00.


EURUSD

Melemahnya dolar AS karena ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed berpotensi menopang kenaikan EURUSD menguji level resisten di 1.0885 - 1.0920, Namun jika bergerak turun EURUSD berpeluang menguji level support 1.0825 - 1.0800.


GBPUSD

GBPUSD berpotensi menguji level resisten di 1.2970 - 1.2300 karena dolar AS yang melemah. jika bergerak turun GBPUSD berpotensi menguji level support 1.2885 - 1.2855.


USDJPY

Aksi short covering pelaku pasar berpotensi menopang USDJPY menguji level resisten 111.30 - 111.50. Namun kekhawatiran pelaku pasar terhadap virus korona berpotensi memicu USDJPY menguji support 110.40 - 110.00.


AUDUSD

AUDUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 0.6640 - 0.6680 karena didukung outlook pelemahan dolar AS. Namun bila bergerak turun AUDUSD berpotensi menguji support 0.6575 - 0.6535.

sumber: Monexnews