Kamis, 27 Februari 2020

FOKUS PASAR AKAN TERTUJU PADA DATA CORE DURABLE GOODS ORDERS DAN GDP AS




Dolar AS bergerak lebih rendah pada hari Kamis (27/2) setelah turun tiga hari berturut - turut, di tengah ekspektasi bahwa Federal Reserve dapat memangkas suku bunga dalam beberapa bulan mendatang untuk mendukung perekonomian karena coronavirus terus menyebar di seluruh dunia.
Market movers lainnya adalah rilis data Core Durable Goods Orders dan Prelim GDP AS pada pukul 20:30 WIB dan data Pending Home Sales AS pada pukul 22:00 WIB. '



Potensi Pergerakan Kamis

EMAS
Harga emas berpotensi bergerak naik menguji level 1655 - 1660 karena outlook pelemahan dolar AS di tengah potensi The Fed memangkas suku bunga dalam waktu dekat, level support harga emas berada pada kisaran 1630 - 1625.

MINYAK
Tertekan oleh jumlah cadangan minyak AS yang dilaporkan alami kenaikan dan potensi perlambatan ekonomi global yang berpotensi memicu berkurangnya permintaan minyak mentah, harga minyak berpotensi menguji support 47.50 - 47.00. Level resisten harga minyak berada pada kisaran 49.50 - 50.00.

EURUSD
EURUSD berpotensi bergerak naik menguji level resisten di 1.0930 - 1.0960 di tengah outlook pelemahan dolar AS lebih lanjut, bila bergerak turun EURUSD berpeluang menguji level support di kisaran 1.0840 - 1.0810.

GBPUSD
Kekhawatiran no deal Brexit tampaknya masih menjadi katalis negatif bagi Inggris, GBPUSD berpeluang bergerak turunj menguji level support di kisaran 1.2870 - 1.2840. Level resisten GBPUSD berada di kisaran 1.2950 - 1.2980.

USDJPY
Outlook perlambatan ekonomi global berpotensi menjadi katalis positif bagi mata uang yen Jepang. Hal ini berpotensi memicu USDJPY bergerak turun menguji support 109.80 - 109.60. Level resisten USDJPY berada pada kisaran 110.80 - 111.00.

AUDUSD
AUDUSD berpotensi menguji level support di kisaran 0.6500 - 0.6480 karena tertekan oleh outlook pelemahan harga komoditas tembaga. Namun bila bergerak naik AUDUSD berpotensi bergerak menguji resisten di 0.6585 - 0.6600.

sumber: Monexnews